Pendidikan Karakter Di Indonesia

August 31, 2016

Sebagaimana yang sering kita baca atau lihat di berbagai media, saat ini kondisi krisis moral yang memprihatinkan banyak terjadi di negara kita. Hal ini dapat kita lihat dari peningkatan pergaulan bebas pada anak dan remaja, semakin maraknya tindak kekerasan, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, angka kriminalitas dengan pelaku remaja yang semakin meningkat, bullying, dan lain sebagainya. Masalah-masalah sosial ini hingga saat ini masih belum dapat ditemukan solusinya secara efektif sehingga pendidikan karakter semenjak dini sangat penting sebagai tameng atau tindakan antisipasi yang dapat membentengi generasi muda kita dari krisis moral tersebut.

 

Pengertian pendidikan karakter

Sebelum membahas tentang pendidikan karakter, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa yang disebut dengan karakter yang mempunyai kaitan erat dengan konsep moral atau sikap moral yang baik. Secara umum karakter yang baik mempunyai 3 unsur dasar, yaitu pengetahuan tentang kebaikan, kemauan atau keinginan untuk melakukan perbuatan baik, dan merealisasikan perbuatan baik tersebut. Pendidikan untuk membentuk karakter baik pada anak dapat diartikan sebagai upaya yang dilakukan seoptimal mungkin dan dengan berbagai cara untuk mempengaruhi karakter siswa menuju arah yang positif.

 

Berbagai upaya ini nantinya diharapkan membuat anak atau peserta didik mengerti, peduli atau memperhatikan, dan melakukan nilai-nilai etika dasar yang baik. Hingga saat ini pendidikan untuk membentuk karakter yang baik ini telah menjadi perhatian besar di berbagai negara demi mempersiapkan masa depan bangsa yang lebih baik dengan generasi muda yang memegang prinsip moral yang baik. Hal ini akan memberikan dampak positif tak hanya bagi individu terkait tetapi juga seluruh masyarakat negara tersebut.

 

Di tanah air telah ditetapkan 18 nilai pada pendidikan karakter yang meliputi, sikap religius, toleransi, jujur, kreatif, kerja keras, disiplin, demokratis, mandiri, semangat kebangsaan, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, cinta tanah air, cinta damai, bersahabat/komunikatif, peduli lingkungan, gemar membaca, bertanggung jawab, dan peduli sosial. Untuk dapat merealisasikan semua butir tersebut pada karakter anak memang dibutuhkan metode pembelajaran khusus, yaitu dengan keteladanan, pujian dan hukuman, juga pembiasaan.

Leave a reply
Pengertian Pendidikan Anak Usia DiniApakah Anak harus Selalu Berbagi?

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Text Widget
Pulvinar forte maestro node terminal est elipsis prism morbi nulla a metro interdum nordea:
  • Friendly and welcoming place
  • Science and art classes
  • Positive learning environment
  • Educational field trips
Recent Posts
Most Commented

Hubungi Kami

Jika ingin mengadakan seminar parenting dan pelatihan karakter.

085 10 6118000
Contact Us
Accordion Widget
Program with after-school care

Pulvinar est metro ligula blandit maecenas retrum gravida cuprum magna terminal est nulla.

Positive learning environment

Elipsis magna a terminal nulla elementum elite forte maecenas est magna etos interdum vitae est.

Educational field trips

Diaspis movum blandit elementum pulvinar detos morbi a dosis maecenas retrum gravida.

Friendly and welcoming place

Pulvinar est metro ligula blandit maecenas retrum gravida cuprum magna terminal est nulla.